
Rafael Nadal (c) GettyImages
Mereka melenggang mudah setelah mengalahkan lawan masing-masing dalam rangkaian pertandingan babak 16 besar yang diwarnai penundaan karena hujan.
Hujan yang turun kurang lebih dua jam itu membuat sebagian jadwal pertandingan hari Selasa harus dimainkan pada Rabu pagi waktu setempat.
Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal yang juga unggulan pertama turnamen itu menghidupkan harapan untuk meraih gelar juara Miami DIA yang pertama, setelah berhasil menundukkan petenis Ukraina Alexandr Dolgopolov 6-1, 6-2 hanya dalam waktu 59 menit.
“Cuaca sangat-sangat lembab, itulah kenapa saya merasa sangat gerah,” kata Nadal tentang pengalamannya menunggu redanya hujan yang menurutnya meskipun lama tetapi tidak masalah asalkan ada kepastian untuk turun bertanding.
Pertandingan yang kurang lebih sama mudahnya juga dinikmati oleh petenis unggulan kedua Novak Djokovic setelah dia meraih kemenangan ke-21 secara berturut-turut pada musim ini dengan mengalahkan rekan senegaranya dan rekan setimnya di Piala Davis Viktor Troicki 6-3, 6-2.
“Saya coba untuk tidak memikirkan bahwa dia adalah teman baik saya, sebab kalau tidak hal itu bisa mempengaruhi performa saya di lapangan,” kata Djokovic.
“Kami berdua adalah petenis profesional, dan kami berdua tahu bahwa harus ada seseorang yang menang dalam pertandingan tadi,” kata Djokovic menambahkan.
Petenis unggulan ketiga Roger Federer belum dapat bertanding bahkan sampai tengah malam,namun dia langsung mengalahkan petenis Belgia Olivier Rochus 6-3, 6-1 yang hanya sanggup bertahan selama 51 menit.
Petenis Swiss itu bermain efisien dini hari itu untuk mencetak rekor menang kalah pribadinya tahun 2011 ini menjadi 21-3, dan mengalahkan teman baik dan sekaligus lawan lamanya itu sebanyak delapan kali berturut-turut.
“Kemarin cuaca benar-benar sangat panas, lalu sekarang kami turun terlalu malam,” kata Federer.
“Yah, begitulah dunia tenis. Kita tidak tahu kapan kita main karena kita tidak punya jadwal yang pasti, sehingga kita harus mampu beradaptasi dan melakukan pemanasan berkali-kali sebelum bertanding.” (ant/afp/end)
No comments:
Post a Comment